Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti Sudah Terdaftar atau Belum

Diposting pada

Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti merupakan informasi yang saat ini sedang anda cari-cari bukan? Nah jika ia, maka anda sudah tepat berada di halaman ini, karena disini saya akan membagikan cara cek keaslian ijazah, dan apakah sudah terdaftar di Pangkalan Data PT Dirjen Dikti. Oleh karena itu, silahkan simak terus halaman ini sampai selesai.

Sebagaimana yang kita tahu bahwa Kementerian Agama tahun 2018 ini kembali mengadakan penerimaan CPNS secara besar-besaran, hal ini bisa dilihat dengan banyaknya jumlah formasi yang dibutuhkan, yakni 17.175 orang, dan formasi terbanyak diperuntukkan untuk fungsional guru yakni berjumlah 10.529 untuk jalur umum.

Bagi calon peserta seleksi CPNS Kementerian Agama Tahun 2018 diharuskan untuk mengirimkan berkas/dokumen persyaratan yang diminta ke satuan kerjanya, seperti:

  1. Print Out tanda bukti pendaftaran CPNS online Tahun 2018;
  2. Fotokopi ijazah terakhir dan transkrip nilai sesuai dengan kualifikasi pendidikan;
  3. Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3×4 cm sebanyak 2 (dua) lembar;
  4. Fotokopi KTP/Surat Keterangan KTP Sementara yang masih berlaku;
  5. Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
  6. Fotokopi bukti perguruan tinggi dalam negeri dan program studi terakreditasi dalam BAN-PT dan terdaftar di Forlap Kemenristek Dikti pada saat kelulusan;
  7. Surat pernyataan Bebas Narkoba bermaterai Rp. 6000,-;
  8. Surat pernyataan siap ditempatkan diseluruh unit kerja Kementerian Agama bermaterai Rp.6000,-

Namun ada yang berbeda dengan persyaratan yang ditentukan oleh Kementerian Agama tahun anggaran 2018 ini, yakni calon peserta seleksi CPNS Kemenag diharuskan untuk melampirkan Fotokopi Bukti Perguruan Tinggi dalam Negeri dan Program Studi Terakreditasi dalam BAN-PT dan terdaftar di Forlap Kemenristek Dikti pada saat kelulusan sebagaimana yang terdapat pada poin nomor 6 tersebut.

Yang saya pahami dari poin nomor 6 ini bahwa Program Studi ataupun jurusan kita harus terakreditasi dalam BAN-PT dan sudah Terdaftar di Forlap Kemenristek Dikti pada saat kelulusan.

Namun banyak informasi yang beredar di grub-grub WhatsApp yang mengatakan bahwa Ijazah Pelamar harus terdaftar di Forlap Kemenristekdikti, ntah benar atau tidak saya sendiri juga masih belum menemukan jawabannya. Namun atas dasar itulah saya mencoba untuk membuat artikel Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti ini.

Terlepas dari benar ataupun tidak mengenai informasi yang beredar tersebut, minimal kita sudah mempunyai tambahan pengetahuan mengenai cara cek keaslian Ijazah ataupun sudah terdaftar apa belum di portal Forlap Ristekdikti.

Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti Sudah Terdaftar atau Belum

Nah untuk anda yang mau Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti apakah sudah terdaftar ataupun belum, silahkan ikuti tutorial berikut ini:

1. Silahkan kunjungi laman https://forlap.ristekdikti.go.id/mahasiswa

2. Kemudian setelah terbuka, silahkan isi semua kolom pencarian data mahasiswa yang tersedia, seperti Nama Perguruan Tinggi, Kata Kunci/Nama Mahasiswa/NIM, Kode Pengaman. Setelah diisi semua kolomnya silahkan klik ” CARI MAHASISWA”.

Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti
Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti

4. Maka akan muncul hasil pencarian tersebut. Apabila anda sudah terdaftar, maka nama anda akan keluar disini, namun jika tidak keluar, maka bisa jadi anda belum terdaftar. Jadi silahkan langsung menghubungi pihak kampus untuk proses pendaftaran.

5. Jika data anda keluar, silahkan klik Nama maka akan keluar status mahasiswa tersebut, apakah masih aktif ataupun sudah lulus bahkan akan diketahui tanggal lulusnya.

Nah begitulah Cara Cek Ijazah di Forlap Ristekdikti yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi anda terutama yang tahun ini mau mendaftar dalam seleksi penerimaan CPNS di Lingkungan Kementerian Agama. Silahkan like dan share kepada teman-teman yang lain melalui tombol di bawah ini. Terima kasih dan salam sukses untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.