Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dan Jawabannya

Diposting pada

Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dan Jawabannya ini pastinya sedang anda cari-cari sebagai persiapan untuk mengikuti seleksi CPNS Tahun 2018 di Kementerian Agama bukan? Ya tahun 2018 ini Kementerian Agama cukup banyak menyediakan formasi untuk tenaga pengajar, salah satunya sebagai Guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Nah sebagai persiapan untuk mengikuti tes CPNS 2018 di lingkungan Kemenag ini, dibawah ini sudah kami sediakan beberapa Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jawabannya untuk anda pelajari. Semakin banyak anda menguasai soal-soal cpns guru pai, maka kemungkinan bisa lulus juga semakin besar.

Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jawabannya

1. Jika ahli waris dari pihak laki-laki hidup semua, maka yang mendapat harta pusaka dari mereka hanya tiga orang saja yaitu bapak, anak laki-laki dan …..

A. Sepupu laki-laki
B. Suami
C. Keponakan laki-laki
D. Adik laki-laki

Jawaban: B

2. Saudara seibu tidak mendapat waris karena ada orang-orang yang disebutkan di bawah ini, kecuali …..

A. Anak, baik laki-laki dan perempuan
B. Anak dari anak laki-laki, baik laki-laki maupun perempuan
C. Bapak
D. Istri

Jawaban: D

3. Berikut ini yang tidak mendapatkan sisa harta dari pembagian harta waris adalah …..

A. anak laki-laki
B. anak perempuan
C. suami dan istri
D. bapak dan ibu

Jawaban: C

4. Secara etimologis kata zakat berakar pada kata: zakia, yazka-tazkiyan yang artinya, kecuali …..

A. Membangun
B. Menumbuhkan
C. Membersihkan
D. merombak

Jawaban: D

5. Pernikahan asal hukumnya mubah (boleh), tetapi selanjutnya hukum itu sangat tergantung kepada kondisi atau keadaan orang yang bersangkutan. Nikah bagi orang yang telah cukup sandang pangan dan dikhawatirkan terjerumus kepada perzinaan, hukumnya adalah …..

A. Wajib
B. Sunah
C. Haram
D. Makruh

Jawaban: A

Baca juga: Contoh Soal CPNS Guru dan Jawabannya Terbaru 2018

6. “Hai sekalian pemuda! Siapa saja diantara kamu yang mampu (biaya untuk) menyalurkan syahwat (jima’) maka beristrilah, karena dengan beristri lebih menenangkan pandangan mata, dan lebih menyucikan kehormatan. Dan siapa yang belum mampu hendaklah berpuasa, karena puasa itu adalah obat baginya.” Ungkapan di atas ini adalah …..

A. Al-qur’an
B. Hadits
C. Ijma
D. Kias

Jawaban: B

7. Di antara wanita yang haram dinikahi adalah sebagai berikut, kecuali …..

A. Keponakan
B. Anak paman/bibi
C. Bibi
D. Mantan ibu tiri

Jawaban: B

8. Berikut ini adalah rukun pernikahan, kecuali …..

A. Calon pasangan
B. Wali
C. Dua orang saksi
D. Orang tua

Jawaban: D

9. Berikut ini adalah macam thalak, kecuali …..

A. Thalak sunni
B. Thalak sarih
C. Thalak raj ‘i
D. Thalak satu

Jawaban: D

Baca juga: Contoh Soal CPNS Guru Agama Islam dan Jawabannya

Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Kunci Jawabannya

10. Lamanya masa iddah bagi seorang perempuan dijelaskan bahwa perempuan yang masih mengalami haid secara normal, iddahnya tiga kali suci. Hal ini dijelaskan dalam Al-qur’an surat …..

A. Al-Baqarah ayat 226
B. Al-Baqarah ayat 227
C. Al-Baqarah ayat 228
D. Al-Baqarah ayat 229

Jawaban: C

11. Masa menunggu bagi wanita yang dithalak oleh suaminya sampai ia dapat menikah kembali dengan laki-laki yang lain, dalam hukum islam dikenal dengan istilah …..

A. Iddah
B. Nikah
C. Thalak
D. Rujuk

Jawaban: A

12. Hak yang diselesaikan terlebih dahulu berkaitan dengan harta si mayat yaitu …..

A. Hutang dan piutang
B. Wasiat dan hibah
C. Infaq dan sadaqah
D. Zakat dan sewa

Jawaban: A

13. Seperangkat aturan yang ditetapkan melalui firman-Nya yang diwahyukan kepada umat manusia melalui Rasul-Nya. Aturan tersebut ada yang lafal dan maknanya langsung dari Allah (itulah yang disebut dengan Al Quran) dan ada pula aturan yang lafalnya berasal Rasul yang maknanya dari Allah (inilah yang disebut Sunnah Rasul). Pengertian ini dalam hukum islam sebagai definisi dari …..

A. Kitab
B. Khitab
C. Thalab
D. Takhyir

Jawaban: B

14. Dalam sistem hukum Islam terdapat lima kaidah yang dipergunakan untuk mengukur perbuatan manusia baik di bidang ibadah maupun di bidang mu’amalah. Kelima jenis kaidah tersebut, dinamakan …..

A. Al-ahkam al-arbaah
B. Al-ahkam al-khamsah
C. Al-ahkam al-tsalitsah
D. Al-ahkam al-sittah

Jawaban: B

15. Menurut Imam Syafi’i, tata urutan sumber hukum adalah sebagai berikut, kecuali …..

A. Al Qur’an dan al-Sunnah
B. Bila tidak ada dalam Al Qur’an dan al-Sunnah, ia berpindah ke ijma
C. Pendapat sebagian sahabat Nabi yang tidak di perselisihkan
D. Pendapat para sahabat apabila mereka berbeda pendapat.

Jawaban: D

Baca juga: Contoh Soal CPNS Tenaga Kesehatan 2018 Beserta Jawabannya

16. Dalam dalalah hukum, para ahli hukum Islam mengelompokkan ayat Al Qur’an dalam dua kategori, yaitu qath’i dan zhanni (relatif). Istilah qath’iy al-dalalah, maksudnya adalah …..

A. Ayat-ayat yang secara teks kandungannya jelas, baik perintah maupun larangan dengan berbagai konsekuensinya.
B. Ayat-ayat yang memungkinkan berbeda penafsiran dalam menangkap makna/kandungannya
C. Ayat-ayat yang secara teks kandungannya tidak jelas, baik perintah maupun larangan dengan berbagai konsekuensinya.
D. Ayat-ayat yang memungkinkan sama penafsiran dalam menangkap makna/kandungannya

Jawaban: A

17. Strategi pendekatan integral tekstual membutuhkan kemampuan menguasai …..

A. Kebiasaan bahasa Arab
B. Linguistik bahasa Arab
C. Gramatika bahasa Al Qur’an.
D. Bahasa percakapan orang Arab

Jawaban: C

18. Untuk memahami Al Qur’an secara tepat diperlukan pendekatan integral teks dan konteks dengan tujuan agar …..

A. Memahami kandungan Al Qur’an secara luas
B. Memahami makna Al Qur’an dengan tepat.
C. Menguasai bahasa Al Qur’an secara fasih
D. Mampu mempertanggungjawabkan gagasan kepada orang lain

Jawaban: B

19. Periode pembinaan, pengembangan dan pembukuan hukum Islam, khususnya Fiqih Islam perlu difahami dan dikaji dengan baik, karena dalam periode inilah hukum Islam ini dikembangkan lebih lanjut. Periode ini berlangsung lebih kurang dua ratus lima puluh tahun, dimulai pada bagian kedua abad VII sampai dengan abad X Masehi. Dilihat dari kurun waktu, pembinaan dan pengembangan hukum Islam terjadi pada masa pemerintahan kekhalifahan …..

A. Umayyah dan Abbasiyah
B. Abu Bakar dan Umar
C. Umar dan Usman
D. Usman dan Ali

Jawaban: A

20. Berikut ini tahap-tahap perkembangan dan pertumbuhan hukum Islam, kecuali …..

A. Masa Nabi Muhammad SAW
B. Masa Khulafa’ al-Rasyidin
C. Masa Kelesuan dan Pemikiran
D. Masa modernisasi sampai sekarang

Jawaban: D

Itulah beberapa Contoh Soal CPNS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jawabannya yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga sedikitnya bisa menjadi bahan belajar anda untuk persiapan mengikuti CPNS Guru PAI 2018 di Kementerian Agama. Untuk mendapatkan Contoh Soal CPNS lainnya yang lebih lengkap, silahkan WA 0823-6464-8915, atau bisa juga dengan mendaftar disini. DAFTAR. Terima kasih dan semoga sukses.